Sinergi Kawal Ketahanan Pangan, BULOG Serap Gabah Petani Segoroyoso di Tengah Tantangan Iklim
Segoroyoso – Komitmen untuk menjaga stabilitas pangan dan melindungi kesejahteraan petani terus diperkuat. Pada Kamis (26/02/2026), telah dilaksanakan kegiatan Serap Gabah Petani (SERGAP) oleh BULOG yang berlokasi di Kelompok Tani Ngudi Tirto, Dusun Jembangan, Kalurahan Segoroyoso.Kegiatan ini melibatkan sinergi lintas sektor, dihadiri langsung oleh Ulu-Ulu Kalurahan Segoroyoso, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari BPP Kapanewon Pleret dan Personel Koramil 07/Pleret.
Dalam aksi SERGAP kali ini, BULOG berhasil menyerap gabah jenis Inpari 32 sebanyak 3.807 kg. Pembelian dilakukan sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan, yakni sebesar Rp 6.500/kg.
Bapak Jumari, selaku perwakilan dari Kelompok Tani Ngudi Tirto, menyambut baik langkah ini. Seluruh hasil panen yang diserap kali ini merupakan hasil pengerjaan menggunakan teknologi modern combine harvester, yang memastikan efisiensi dan kualitas gabah tetap terjaga.
Kegiatan SERGAP ini hadir sebagai solusi konkret bagi para petani di Segoroyoso. Belakangan ini, tantangan iklim yang tidak menentu menjadi kendala utama dalam proses pasca-panen, terutama sulitnya proses pengeringan gabah secara alami.
"Dengan adanya pembelian langsung oleh BULOG, petani sangat terbantu dalam pemasaran hasil panen. Kami tidak perlu khawatir soal harga jatuh atau kendala pengeringan, karena sudah mendapatkan harga yang layak sesuai standar pemerintah," ujar salah satu perwakilan petani.
Petugas BULOG di lokasi menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari strategi nasional untuk menjaga stok pangan dan memastikan harga gabah di tingkat petani tidak anjlok. Kehadiran TNI melalui Koramil 07/Pleret dan PPL dalam kegiatan ini juga berfungsi untuk mengawal distribusi agar tepat sasaran dan memberikan rasa aman bagi para petani.
Diharapkan dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, ketahanan pangan di wilayah Kapanewon Pleret, khususnya Segoroyoso, tetap kokoh dan kesejahteraan petani kian meningkat.
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin