Sosialisasi APBKal TA 2026
SEGOROYOSO – Pemerintah Kalurahan Segoroyoso menggelar kegiatan Sosialisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Kalurahan (APBKal) Tahun Anggaran 2026 pada Senin (05/1). Bertempat di Aula Kalurahan Segoroyoso, kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah desa dalam menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan publik.
Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari Tenaga Ahli (TA) Kabupaten Bantul, Pendamping Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Bamuskal. Hadir pula Lurah Segoroyoso beserta seluruh Pamong Kalurahan, perwakilan Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan (LKK), serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Lurah Segoroyoso menegaskan bahwa sosialisasi ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan wujud keterbukaan informasi kepada warga. "Kami ingin masyarakat mengetahui dari mana sumber dana kita dan untuk apa saja uang tersebut digunakan. Harapan kami, masyarakat tidak hanya tahu, tetapi juga ikut mengawal seluruh kegiatan agar berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal," ujarnya.
Pada tahun anggaran 2026, Kalurahan Segoroyoso menetapkan target Pendapatan Kalurahan sebesar Rp 2.591.960.417,- yang bersumber dari berbagai pos anggaran sah.
Sementara itu, total Belanja Kalurahan dialokasikan sebesar Rp 2.953.398.830,- yang terbagi ke dalam lima bidang prioritas sebagai berikut:
Bidang Penggunaan Anggaran | Jumlah Alokasi |
1. Penyelenggaraan Pemerintah Desa | Rp 1.753.936.980,- |
2. Pelaksanaan Pembangunan Desa | Rp 911.018.950,- |
3. Pembinaan Kemasyarakatan | Rp 152.801.500,- |
4. Pemberdayaan Masyarakat | Rp 71.338.000,- |
5. Penanggulangan Bencana, Darurat & Mendesak | Rp 64.301.400,- |
Total Belanja | Rp 2.953.398.830,- |
Adapun selisih antara pendapatan dan belanja ditutup melalui Pembiayaan sebesar Rp 361.438.413,-.
Pihak TA Kabupaten Bantul dan Pendamping Desa memberikan apresiasi atas langkah Segoroyoso dalam memaparkan detail angka tersebut secara terbuka. Dengan adanya pendampingan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas, diharapkan stabilitas dan keamanan pelaksanaan program pembangunan di lapangan dapat terjaga dengan baik.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara warga dengan pamong kalurahan mengenai teknis pelaksanaan pembangunan di masing-masing wilayah padukuhan.
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin