Membuang Sampah pada Tempatnya adalah Salah Satu Cara Mencegah Banjir
Segoroyoso – Pemerintah Desa Segoroyoso bekerjasama dengan Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik UGM pada hari Rabu, 09 Oktober 2019 mengadakan Sosialisasi Bencana Banjir dan Longsor bertempat di Balai Desa Segoroyoso. Hadir sebagai nara sumber pada acara tersebut adalah Hendy Setiawan, P.hD dari Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik UGM. Adapun tim UGM berjumlah 9 orang yakni Ir Prijono Nugroho, MSP, Ph.D sebagai penanggungjawab, Dr. Ir. T. Aris Sunantyo, M.Sc sebagai Koordinator, dengan anggota Leni Sophia Heliani, ST, M.Sc., D.Sc, Dr. Bilal Ma’ruf, ST, Ir. Suharyono, M.A.Ph.D, dr. Cecep Pratama, Ir. Parseno, Dr. Dwi Lestari, Dr. Catur Aris Rukmana. Dalam kesempatan tersebut dari Pemerintah Desa diwakili oleh Kasie Pemerintahan Desa Segoroyoso, Babinsa, Babhinkamtibmas, serta relawan FPRB.
Dari hasil pemetaan yang pernah dilakukan oleh Geodesi UGM pada tahun 2018 sebanyak + 250 Ha wilayah Segoroyoso terdampak banjir. Sedangkan untuk antisipasi banjir sejumlah upaya yang perlu dilakukan adalah dengan membangun bangket di pinggir sungai ataupun menanam tanaman bambu dengan system teras. Selain itu hal terpenting yang perlu dilakukan adalah penyadaran dan membudayakan kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya, tidak disungai. Demikian disampaikan nara sumber pada paparannya.#R-na
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin